NSA Bantah Situsnya Diretas Hacker

jpnn.com - NEWYORK--Badan Keamanan Nasional Amerika (NSA) membantah klaim situsnya mengalami serangan ‘denial-of-service’ (DDos) yaitu upaya pihak luar untuk membuat sebuah jaringan tidak tersedia bagi penggunanya.
Bantahan ini disampaikan setelah situs badan mata-mata AS itu tidak bisa diakses selama beberapa jam hari Jumat, seperti dilansir foxnews (25/10). Seorang juru bicara NSA mengatakan situs itu tidak bisa diakses karena sedang di-update.
Namun, Kelompok-kelompok peretas men-tweet berbagai lelucon tentang kegagalan situs pemerintah itu. NSA sendiri menjadi sorotan global karena berbagai operasi pengintaian elektroniknya, yang diungkap secara bertahap oleh mantan kontraktor intelijen Edward Snowden.
Kelompok koalisi bernama ‘Berhenti Intai Kami’ akan mengadakan demonstrasi di Washington hari Sabtu (26/10) untuk memprotes pengintaian yang diungkap Snowden itu. (esy/jpnn)
NEWYORK--Badan Keamanan Nasional Amerika (NSA) membantah klaim situsnya mengalami serangan ‘denial-of-service’ (DDos) yaitu upaya
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos