1 Pemuda Tewas Dikeroyok saat Idulfitri di Maluku Tengah, Ini Langkah Polisi

1 Pemuda Tewas Dikeroyok saat Idulfitri di Maluku Tengah, Ini Langkah Polisi
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Areis Aminnulla, di Ambon. (ANTARA/Winda Herman)

Kombes Areis menyesalkan insiden yang terjadi bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idulfitri tersebut.

Hari yang seharusnya penuh berkah, saling memaafkan, dan merayakan dalam situasi damai justru ternodai oleh peristiwa kekerasan.

Kapolda Maluku melalui Kabid Humas, juga memberikan pernyataan bahwa peristiwa ini telah mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian.

Kapolda segera memerintahkan Karo Ops, Dir Intelkam, dan Kapolresta untuk menggeser anggota guna memperkuat pengamanan di lokasi kejadian, meredam situasi, dan melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Kabid Humas juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di masyarakat maupun pemberitaan yang tidak bertanggung jawab di media sosial.

"Kami mengingatkan agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial, karena informasi yang tidak benar dapat menyebabkan pelanggaran terhadap Undang-Undang ITE," ujarnya.

Polda Maluku memastikan bahwa kejadian ini merupakan tindak pidana penganiayaan, dan penyelidikan terhadap para pelaku sudah dimulai.

"Siapa pun yang terlibat akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kabid Humas.(ant/jpnn)

Seorang pemuda tewas dikeroyok warga ketika terjadi perkelahian di Hari Raya Idulfitri, di Desa Tial, Maluku Tengah. Polda Maluku langsung bergerak.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News