1 Pemuda Tewas Dikeroyok saat Idulfitri di Maluku Tengah, Ini Langkah Polisi

Kombes Areis menyesalkan insiden yang terjadi bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idulfitri tersebut.
Hari yang seharusnya penuh berkah, saling memaafkan, dan merayakan dalam situasi damai justru ternodai oleh peristiwa kekerasan.
Kapolda Maluku melalui Kabid Humas, juga memberikan pernyataan bahwa peristiwa ini telah mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian.
Kapolda segera memerintahkan Karo Ops, Dir Intelkam, dan Kapolresta untuk menggeser anggota guna memperkuat pengamanan di lokasi kejadian, meredam situasi, dan melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Kabid Humas juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di masyarakat maupun pemberitaan yang tidak bertanggung jawab di media sosial.
"Kami mengingatkan agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial, karena informasi yang tidak benar dapat menyebabkan pelanggaran terhadap Undang-Undang ITE," ujarnya.
Polda Maluku memastikan bahwa kejadian ini merupakan tindak pidana penganiayaan, dan penyelidikan terhadap para pelaku sudah dimulai.
"Siapa pun yang terlibat akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kabid Humas.(ant/jpnn)
Seorang pemuda tewas dikeroyok warga ketika terjadi perkelahian di Hari Raya Idulfitri, di Desa Tial, Maluku Tengah. Polda Maluku langsung bergerak.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Polres Tanjung Priok Intensifkan Patroli Selama Libur Lebaran
- Arus Balik Lebaran Meningkat, Tol Semarang-Batang Terapkan Contraflow
- Kecelakaan Maut Nissan March Vs Innova di Jalintim KM 46 Pelalawan, Satu Orang Tewas
- Arus Balik Lebaran, Jalur Nagreg Menuju Bandung Dipadati Kendaraan pada Kamis Malam
- 18 Mobil Terbakar di Banjarbaru, Kok Bisa?
- 3 Pemudik Asal Depok Tewas Kecelakaan di Jalur Kamojang