10 September Antasari Disidang
Jumat, 28 Agustus 2009 – 20:25 WIB

10 September Antasari Disidang
JAKARTA -- Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah meminta jaksa yang menangani tersangka Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Antasari Azhar, agar melimpahkan berkas perkara ke pengadilan lima hari sebelum habisnya masa penahanan. Jaksa Agung Hendarman Supandi menghitung, karena berkas Antasari dinyatakan lengkap atau P21 pada 25 Agustus 2009, maka masa penahanan 20 hari pertama akan habis pada 14 September 2009. Dengan demikian, ditargetkan tersangka perkara pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen itu bakal disidang 10 September mendatang. Nantinya, kalau Antasari sudah mulai disidangkan di pengadilan, maka secara otomatis pria berkumis tebal itu bakal menyandang status sebagai terdakwa. "Di situlah nanti saya menyampaikan kepada Bapak Presiden tentang perubahan status itu dan langsung diberhentikan," ucapnya. Kalau Antasari sudah diberhentikan, maka Kejagung sudah tidak punya kewenangan lagi untuk mengurusi lagi satus jabatan Antasari. (sam/JPNN)
"Jadi, tanggal 10 (September, red) dilimpahkan ke pengadilan. Saat itulah, tersangka bisa disebut terdakwa," ujar Hendarman Supandji saat jumpa pers di gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (28/8). Untuk mengejar target berdasar hitung-hitungan waktu itu, Hendarman mengaku telah memerintahkan ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum agar menyelesaikan surat dakwaan dalam waktu 14 hari ke depan.
Baca Juga:
Namun demikian, dia tetap mengakui target itu bisa saja meleset. Kalau meleset, maka mau tidak mau masa penahanan Antasari akan diperpanjang lagi selama 30 hari. "Ya, sudah tentu semuanya tergantung selesainya surat dakwaan," ucapnya.
Baca Juga:
JAKARTA -- Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah meminta jaksa yang menangani tersangka Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Menjelang Mukernas dan Pelantikan, PP ISNU Gelar Fun Walk Serta Go Green di CFD Thamrin
- KPPI 2025 Siap Digelar, PENEMU Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis
- Pemerintah Klaim Tarif Impor Trump dari AS Tak Ganggu Swasembada Nasional
- OTT Dugaan Politik Uang PSU Pilkada Serang, Bawaslu Sita Barbuk Uang & HP
- 5 Berita Terpopuler: Lisa Mariana Dipolisikan Ridwan Kamil, Sejumlah Aset Disita, Fakta Terungkap
- Ancaman Hukuman Oknum TNI AL Pembunuh Juwita Bisa Bertambah