11 Nelayan Indonesia Ditangkap Malaysia, KKP Belum Dapat Laporan

jpnn.com - JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengaku belum mendapat informasi terkait tertangkapnya sebelas nelayan asal Kabupaten Batubara oleh Kepolisian Diraja Malaysia.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Asep Burhanuddin mengatakan, pihaknya belum dapat menjelaskan terkait informasi tersebut.
Meski begitu, KKP tidak akan tinggal diam menghadapi informasi tersebut. Menurutnya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menyelematkan ke sebelas nelayan itu.
“Langkah yang kami lakukan yaitu menyurati Kedutaan Malaysia dan Konsulat Jenderal (Konjen) Penang tentang kebenaran tertangkapnya sebelas nelayan asal Batubara dan posisi tertangkapnya pada derajat berapa,” terang Asep, Senin (16/3).
Asep menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kedubes Indonesia untuk Malaysia. Langkah ini merupakan standar penanganan. Setelah mendapat kebenaran terkait informasi itu, pihaknya bisa melakukan pendampingan.
Kesebelas nelayan tersebut diduga ditangkap Polisi Diraja Malaysia dalam waktu yang berbeda. Empat nelayan asal Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka ditangkap pada 12 Februari lalu. Tujuh nelayan lainnya ditangkap lima hari berselang. (gir/jpnn)
JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengaku belum mendapat informasi terkait tertangkapnya sebelas nelayan asal Kabupaten Batubara
- KPK Periksa Dirut PT Alfriz Auliatama Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Rumah Jabatan DPR
- Wagub Taj Yasin Pengin Masyarakat Memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis
- Ketua HIPMI Jaya Dorong Pemerintah Libatkan UMKM dalam Program Danantara dan RUU Minerba
- Dukung SDM Unggul, Hutama Karya Siapkan Program Pengembangan Talenta
- TB Hasanuddin Kecam Ulah Oknum TNI Serang Polres Tarakan
- Wamendagri Apresiasi Dukungan Megawati pada Retret Kepala Daerah