1.100 Napi Kabur dari Penjara Afghanistan
Ratusan Di Antaranya Militan Taliban
Minggu, 15 Juni 2008 – 10:33 WIB

1.100 Napi Kabur dari Penjara Afghanistan
Kini, baik tentara Afghanistan maupun pasukan asing sama-sama mempunyai tugas tambahan memburu para tahanan yang melarikan diri itu. Tapi sejauh ini, kata Wakil Menteri Kehakiman Mohammad Qasim Hashimzai belum ada satupun tahanan yang berhasil ditangkap kembali. ’’SErangan seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya. Maka, kami bekerja sama dengan pasukan asing mencoba menangkap kembali para tahanan.’’
Selain itu, pihak berwenang pun menyelidiki kemungkinan adanya dugaan keterlibatan dari pejabat pemerintah dalam serangan itu. ’’Pejabat pemerintah benar-benar dibuat sibuk,’’ ucap Hashimzai. Itulah sebabnya, dia mencoba menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam.
Ironisnya, serangan itu terjadi hanya berselang sehari setelah Afghanistan menerima bantuan dana internasional. Selain bantuan senilai USD 20 miliar, Afghanistan juga mendapat bantuan 60 ribu orang pasukan perdamaian asing yang dipimpin NATO. Bersama 150 ribu anggota pasukan Afghanistan, mereka berharap bisa menaklukkan pejuang Taliban.
Selain itu, militer AMerika SErikat (AS) juga baru menyerahkan sejumlah tahanan yang dicurigai sebagai pejuang Taliban. Memang, berdasarkan kesepakatan yang dicapai tahun lalu, militer AS sepakat menyerahkan seluruh pejuang Taliban yang sebelumnya ditahan di AS. (AFP/Rtr/dia)
KANDAHAR – Bangunan penjara di selatan Kandahar, Afghanistan, kemarin luluh lantak diledakkan gerilyawan Taliban. Ledakan itu dimanfaatkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar