11.363 WNI Telah Mendaftar jadi Warga Asgradia, Wouw!

jpnn.com, TARAKAN - Sebanyak 11.363 warga negara Indonesia telah mendaftar untuk menjadi penghuni tetap di negara luar angkasa yang dikenal dengan nama Asgradia. Dari jumlah itu, 36 diantaranya warga Kalimantan Utara (Kaltara).
Asgardia memang terdengar asing. Namun jika Anda pernah menonton film The Passengers yang bertema fiksi sains dan romantisme yang dirilis akhir 2016 lalu itu, maka bisa mendapatkan gambaran.
Film itu menceritakan tentang perjalanan ke luar angkasa menuju sebuah planet baru bernama Homestead II yang digambarkan sebagai tempat yang indah, tenang, dan hijau.
Kisah ini, memang tampak seperti sebuah mimpi. Tapi bagaimana bila benar-benar ada yang mencoba mewujudkannya dan mengajak Anda bergabung, terbang ke luar angkasa, membentuk koloni sendiri termasuk membangun struktur sosial yang baru?
Ya, sebentar lagi negara pertama di Antariksa akan terbentuk dengan nama Asgardia. Negara tersebut memang dikhususkan untuk orang-orang yang menjadi warganya.
Adalah ilmuwan Rusia, Dr Igor Ashurbeyli yang merupakan pencetus untuk membentuk negara ini. Ia mengumumkan rencananya pada Oktober 2016 lalu.
Asgardia terbuka untuk semua penduduk Bumi, bahkan tidak perlu biaya apapun untuk turut bergabung.
Dari berbagai literatur disebutkan, Asgardia adalah tempat untuk “masyarakat damai”, misalnya terhindari dari ancaman seperti asteroid ataupun puing-puing buatan manusia. Tidak ada perang di sana, apalagi konflik politik.
Sebanyak 11.363 warga negara Indonesia telah mendaftar untuk menjadi penghuni tetap di negara luar angkasa yang dikenal dengan nama Asgradia. Dari
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Anak yang Hilang di Pantai Sayang Heulang Garut Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya
- Berita Terbaru dari Polda NTT Perihal Kasus Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman
- Ray Rangkuti Nilai Hasan Nasbi Layak Dicopot dari Jabatan PCO