118 BUMN Kumpulkan Laba Rp 87 Triliun, 9 Berstatus Sakit

Alokasi belanja modal terbesar dialokasikan untuk sektor infrastruktur. Misalnya, listrik, minyak dan gas, serta telekomunikasi.
”Belanja investasi terbesar dibukukan PLN, Pertamina, dan Telkom Indonesia. Selain itu, untuk pengembangan infrastruktur seperti transportasi, bandara, dan pelabuhan,’’ ungkapnya.
Kementerian BUMN juga berupaya menurunkan jumlah BUMN yang buntung. Pada semester pertama lalu, terdapat 24 BUMN yang merugi. Nilai kerugiannya mencapai Rp 5,826 triliun.
Meski demikian, jumlah BUMN yang merugi itu lebih baik jika dibandingkan dengan 27 perusahaan BUMN pada tahun lalu.
”Kami berkomitmen pada akhir tahun hanya Merpati yang merugi,” ucapnya.
Perusahaan yang merugi pada semester pertama, antara lain, Garuda Indonesia, Merpati, Iglas, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia.
Kementerian BUMN berencana melakukan restrukturisasi dengan cara menggabungkan perusahaan yang rugi tersebut dalam satu holding.
Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menjelaskan, dari 24 BUMN yang mengalami kerugian, ada sembilan di antaranya yang termasuk dalam kategori sakit.
Sebanyak 118 badan usaha milik negara (BUMN) hanya mengumpulkan laba sebesar Rp 87 triliun pada semester pertama 2017. Sementara itu, sembilan BUMN
- Untuk Ketiga Kalinya FW BUMN Gelar Mudik Gratis Naik KA Wisata
- Bersama Kementerian BUMN, SIG Hadirkan Sobat Aksi Ramadan
- Angin Segar dari Erick Thohir, Kementerian BUMN Kaji Pemberian Kompensasi BBM Gratis
- Pegadaian Bersama BUMN Lainnya Gelar Mudik Gratis 2025, Simak Infonya di Sini!
- Mudik Gratis BUMN Kembali Digelar Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat
- Kementerian BUMN dan PT Surveyor Indonesia Dorong UMKM Naik Kelas