142.620 Calon Jamaah Haji Sudah Lunasi BPIH
Rabu, 05 Juni 2013 – 05:17 WIB

142.620 Calon Jamaah Haji Sudah Lunasi BPIH
JAKARTA - Sejak dibuka mulai 22 Mei lalu, gelombang pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler sangat besar. Catatan sampai kemarin siang, dari total calon jamaah yang berhak melunasi BPIH 2013 sebesar 194 ribu, sudah ada 142.620 orang yang sudah membayar pelunasan (73,5 persen).
Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan batas akhir masa pelunasan BPIH 2013 semakin mendekat, yakni sampai 12 Juni mendatang. Calon jamaah haji yang sudah ditetapkan sebagai orang yang berhak melunasi BPIH 2013, diminta untuk segera melunasi. Masyarakat diminta untuk menghindari penumpukan pelunasan menjelang batas akhir atau deadline.
Direktur Pelayanan Haji (Diryanhaj) Kemenag Sri Ilham Lubis mengatakan, rata-rata calon jamaah haji yang sudah melunasi BPIH hampir sama di seluruh provinsi. Contohnya di Provinsi Jawa Timur, dari total kuota sebesar 34.165 orang yang sudah melunasi BPIH 2013 sebesar 23.331 orang (68,2 persen).
Kemudian di Provinsi Jawa Tengah, kuotanya 29.657 orang tercatat sudah ada 20.889 orang yang sudah melunasi BPIH 2013 (70,4 persen). Lalu di Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta, kuotanya 3.091 orang dan yang sudah melunasi BPIH 2013 ada 2.302 orang (74,4 persen).
JAKARTA - Sejak dibuka mulai 22 Mei lalu, gelombang pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler sangat besar. Catatan sampai kemarin
BERITA TERKAIT
- Penggunaan Listrik di Jakarta Diprediksi Meningkat Selama Ramadan
- Menteri Trenggono Sebut Kasus Pagar Laut di Tangerang Dilimpahkan ke Bareskrim
- Polisi Sudah Antisipasi Titik Kepadatan Kendaraan Selama Ramadan di Jakarta
- Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang dalam Ujian Cambridge International
- Berkontribusi Menekan Prevalensi Penyakit Kronis, Prodia Gelar Seminar Dokter Nasional
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini