15 Kali Raih Opini WTP, DPD RI Dapat Penghargaan dari Menkeu Sri Mulyani

"Sejak awal, saya menekankan agar penggunaan anggaran ini benar-benar diarahkan untuk kepentingan rakyat. Saya tidak mau sedikit pun ada penyimpangan. Hal ini yang saya tekankan sedari awal saya memimpin lembaga ini," kata LaNyalla, Selasa (14/9).
Senator asal Jawa Timur itu meminta kepada anggotanya untuk betul-betul memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah.
"Uang rakyat sudah semestinya dikembalikan kepada rakyat melalui perjuangan aspirasi sebagaimana tagline DPD RI yakni 'Dari Daerah untuk Indonesia'," ujar LaNyalla.
Mantan Ketua Umum PSSI ini tidak mau penggunaan uang rakyat dihambur-hamburkan tanpa ada output yang jelas untuk kepentingan rakyat.
"Entah itu penggunaan anggaran, kinerja atau lainnya, semua harus jelas dan terukur. Untuk kepentingan rakyat kita tak boleh main-main," tegasnya.
LaNyalla berharap pemeriksaan keuangan DPD oleh BPK harus zero temuan.
Artinya, tak ada lagi kekeliruan dalam penggunaan anggaran meski hanya bersifat administratif.
"Target kita ke depan harus zero temuan. Artinya, semua anggaran harus digunakan dan dialokasikan sesuai ketentuan," ujar LaNyalla. (mrk/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
DPD RI kembali meraih opini WTO dari BPK. Kementerian Keuangan yang dipimpin Menteri Sri Mulyani memberikan penghargaan untuk DPD RI.
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Tim Redaksi, Sutresno Wahyudi
- Gubernur Pramono Bebaskan PBB, Senator Fahira Idris: Kado Indah untuk Warga Jakarta
- Peringati Hari Raya Idulfitri 1446 H, Sultan: Mari Kita Saling Memaafkan dan Mendukung Dalam Pengabdian
- IHSG Memang Anjlok Selasa Kemarin, Tetapi Penyerapan SBN Sesuai APBN
- Semester Pertama Sebagai Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama Kembali Raih Award, Selamat
- Sultan Apresiasi Pemerintah Lakukan Transfer Tunjangan Guru ASN Secara Langsung
- Endus Kerugian Negara, Dedi Mulyadi Minta BPK Audit PTPN dan Perhutani