15 Ton Solar Ilegal Hasil 'Kencing' di OPL Itu Disita

jpnn.com - BATAM - Sat Reskrim Polresta Barelang menggagalkan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di pelabuhan tikus Dapur 12, Sagulung, Batam, Kepulauan Riau. Dari penangkapan itu polisi menyita 15 ton solar ilegal yang ditampung di tugboat Air Biru, 2 truk serta 1 kapal pengangkut.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian mengatakan penangkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Dimana di lokasi tersebut kerap terlihat kapal yang tengah bersandar.
"Saat kapal hendak berlabuh kita lakukan penangkapan," ujarnya seperti dikutip dari batampos (Jawa Pos Group)
Informasi yang didapatkan, solar tersebut didapat dari kapal yang 'kencing' di kawasan OPL. Kemudian kapal dibawa ke Batam dan ditampung di gudang di kawasan Sagulung.
"Kita masih mencari gudangnya. Saat ini kapal dan truk sudah disegel. Dan satu truk di bawa ke Polres," tuturnya.
Menurut Memo, penindakan terhadap penyelewengan bahan bakar tersebut merupakan atensi dari Kapolda Kepri, Brigjend Sam Budigusdian. "Ini atensi Kapolda dan seluruhnya akan diberantas," tegasnya.
Dari penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan beberapa pekerja dan sopir truk bernama Pardi. Sementara barang penyelundupan itu milik Limin.
"Mereka belum mengaku. Sampai sekarang masih diintrogasi," tegasnya.
BATAM - Sat Reskrim Polresta Barelang menggagalkan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di pelabuhan tikus Dapur 12, Sagulung, Batam,
- Polisi Tangkap Empat Orang Penambang Emas Tanpa Izin di Kuantan Singingi
- Kronologi Siswi SMK di Bandung Barat Tewas saat Latihan Teater, Gunting Menusuk Dada
- Sambut Ramadan, Kapolda Riau Salurkan 2.250 Paket Sembako untuk Mahasiswa
- Wanita Pengedar Narkoba di Ogan Ilir Ini Tertangkap
- Pencarian Bocah Diterkam Buaya di Kubu Raya Disetop
- Mahasiswi di Pekanbaru Ditangkap Saat Menyelundupkan Sabu-Sabu ke Lapas