18 Pengunjuk Rasa di Myanmar Tewas Tertembak Polisi
Senin, 01 Maret 2021 – 19:13 WIB

Petugas medis sedang berusaha menangani seorang pengunjuk rasa yang mengalami luka tembak di Dawei hari Minggu (28/2/2021). (Reuters)
Negara-negara Barat sudah mengecam kudeta dan mulai menerapkan sanksi, namun para jenderal militer sejauh ini tidak mengindahkan tekanan diplomatik tersebut.
Mereka sudah menjanjikan adanya pemilu baru namun belum menentukan tanggal.
NLD dan para pendukungnya mengatakan hasil pemilu bulan November lalu harus dihormati.
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dan lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini
ABC/Wires
Polisi Myanmar melepaskan tembakan langsung ke arah para pengunjuk rasa menewaskan belasan orang dalam unjuk rasa paling mematikan di Myanmar sejauh ini, setelah kudeta yang dilakukan militer awal Februari lalu
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang