193 Muslim Myanmar Terdampar di Sabang
Kamis, 08 Januari 2009 – 04:28 WIB

Foto : M Rizal/Rakyat Aceh/JPNN
SABANG - Sebanyak 193 warga negara Myanmar dan Banglades sekitar pukul 09.15 WIB, Rabu (7/1) ditemukan terombang-ambing di laut lepas sekitar 20 mil dari Pulau Rondo, Sabang. Kondisi mereka sangat mengenaskan karena sebagian sudah lemas kelaparan. ’’Kami sudah 28 hari di laut. Kami mau ke Malaysia, tapi kena badai di Thailand dan mesin boat rusak. Kami hampir mati lemas karena tidak ada makanan lagi. Saya muslim dan rekan saya yang lain semua muslim,’’ ujar Emier dengan bahasa Inggris yang terbata-bata sambil mencucurkan air mata.
Mereka yang seluruhnya laki-laki berusia 19–45 tahun itu awalnya ditemukan Rudiato, 45, seorang nelayan setempat. Dia kemudian menginformasikan hal itu kepada petugas. Tak lama kemudian, tim SAR dan TNI-AL di Sabang menyelamatkan mereka.
Emiersyih, 19, warga Myanmar, menceritakan bahwa mereka berangkat dari negaranya dengan tujuan Malaysia. Namun, di perbatasan Thailand boat 40 PK yang mereka tumpangi dihantam badai hingga mesinnya rusak cukup parah.
Baca Juga:
SABANG - Sebanyak 193 warga negara Myanmar dan Banglades sekitar pukul 09.15 WIB, Rabu (7/1) ditemukan terombang-ambing di laut lepas sekitar 20
BERITA TERKAIT
- Rama Yani binti Ramli Dilaporkan Hilang di Kawasan Sungai Muar Mukomuko
- Polisi Cari Warga Hilang di Kawasan Sungai Muar Mukomuko
- Pengangkatan PPPK Tahap I, Bupati: Kami Upayakan Terlaksana Bulan Depan
- Mau Mandi di Sungai, Warga Temukan Meriam
- Detik-Detik Motor Terbakar di SPBU di Merangin, Lihat
- Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Sawarna Lebak Belum Ditemukan