2 Anak Madrasah Berpacaran, 4 Hari Kemudian, Oh, Terjadilah
Sabtu, 19 September 2020 – 10:36 WIB

Suhaimi dan Nur Herawati, pasutri yang memutuskan merariq kodek Dusun Montong Praje Timuq Desa Pengenjek, Pringgarata Loteng, Selasa (15/9). Foto: Dedi/Lombok Post
jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Dua anak madrasah di Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, Suhaimi dan Nur Herawati telah menjadi pasangan suami istri.
Kisah cinta itu terjadi di Dusun Montong Praje Timuq Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah. Desa yang bertetangga dengan Desa Bonjeruk.
Suhaimi lahir 1 Januari 2005. Dia bersekolah di salah satu madrasah di Desa Beber. Sedangkan, Nur Herawati lahir pada 8 Agustus 2008, sekolah di salah satu madrasah di Desa Bonjeruk.
Perkenalan keduanya cukup singkat.
Berawal dari telepon genggam temannya, Suhaimi kenalan dengan Nur Herawati.
“Itu lewat video call,” cerita Nur kepada wartawan Lombok Post.
Keduanya pun saling tukar nomor telepon.
Komunikasi keduanya berlanjut hingga memutuskan bertemu.
2 Anak madrasah itu akhirnya tukar nomor telepon. Komunikasi berlanjut hingga mereka pun ketemu.
BERITA TERKAIT
- 80 Rumah di Lombok Tengah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
- Remaja Terseret Arus Banjir di Lombok Tengah Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
- Info dari Sekda Soal Pembayaran THR 2024 Guru PAI Lombok Tengah
- Penggerebekan 8 Rumah Pengedar Narkoba Berlangsung Tegang
- Diperkosa 3 Pria, Siswi SMP Hamil, Itu Pelakunya
- Menteri Agama Minta BP4 Atasi Krisis Perceraian Usia Muda