2 Desa di Tapsel Diterjang Banjir Bandang, 495 KK Terdampak

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Sumatera Utara sebelumnya mencatat data sementara bahwa banjir bandang yang melanda dua desa itu mengakibatkan 495 kepala keluarga (KK) terdampak.
Perinciannya, 385 kepala keluarga di Desa Kota Tua dan 110 kepala keluarga di Desa Simaninggir.
Dari total rumah yang terdampak berdasarkan laporan Pusdalops PB Sumut itu, sekitar 250 KK mengungsi akibat banjir bandang tersebut.
Plt Kalaksa BPBD Tapsel Puput Mashuri mengatakan banjir bandang terjadi akibat meluapnya Sungai Aek Mardua yang membawa material kayu serta lumpur dan menghantam permukiman warga.
"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan dan pemulihan," ujar Mashuri. (Antara/jpnn)
Banjir bandang menerjang dua desa di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, sebanyak 495 kepala keluarga terdampak.
Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang
- Pasangan Suami Istri Dilaporkan Terseret Banjir Bandang di Bogor
- Banjir Bandang Menerjang 2 Desa di Situbondo
- Seorang Warga yang Terseret Banjir di Bima Ditemukan Meninggal Dunia
- Banjir Bandang di Bima Bikin Dua Desa Terisolasi
- Update Longsor di Pekalongan, Korban Jiwa Bertambah
- Belasan Daerah di Jateng Dilanda Bencana, Termasuk Kabupaten Pekalongan