2 Langkah Industri Komponen Elektronik Kurangi Impor
Senin, 22 Oktober 2018 – 13:31 WIB

Ilustrasi elektronik. Foto: Radar Semarang/JPNN
Apalagi, secara regional, Indonesia memiliki potensi dalam pengembangan industri elektronika karena tersedianya pasar domestik yang besar.
’’Untuk menuju Industri 4.0, elektronika merupakan satu dari lima sektor yang pengembangannya diprioritaskan agar siap memasuki revolusi industri keempat,’’ kata Ngakan.
Kemenperin mencatat investasi industri elektronika mencapai Rp 8,34 triliun pada 2017.
Angka itu terdiri atas penanaman modal asing (PMA) Rp 7,65 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 690 miliar.
Capaian investasi tahun lalu tersebut meningkat jika dibandingkan dengan 2016 yang tercatat Rp 5,97 triliun dan 2015 di angka Rp 3,51 triliun. (agf/c5/oki)
Industri komponen elektronik diminta menyusutkan impor untuk mengurangi tekanan terhadap rupiah.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya
- Great Eastern Life Indonesia-OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Keuntungan & Manfaatnya
- BPKH Limited Luncurkan 60 Unit Bus Baru untuk Layanan Jemaah Haji dan Umrah