2 Orang Ini Mengamuk di RSUD Bima, yang Membawa Parang Sudah Kabur
Sabtu, 21 Agustus 2021 – 19:14 WIB

Polisi menunjukkan dua tersangka kasus pengancaman Nakes RSUD Bima di Mapolres Bima Kota, NTB, Sabtu (21/8/2021). Foto: ANTARA/HO-Polres Bima Kota
Tersangka RS bersama kawannya mengeklaim rumah sakit tidak memberikan penanganan medis yang tepat dan cepat kepada pasien yang tidak lain merupakan keluarganya.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (15/8) itu dikatakan Jufrin sempat membuat panik pengunjung dan para nakes RSUD Bima.
Selanjutnya, kepolisian langsung menuju lokasi dan mengamankan tiga orang di antaranya yang diduga membuat kegaduhan.
Mereka adalah GF (43) bersama RS dan WY yang keduanya kini telah menjadi tersangka.
Namun, salah satu terduga pelaku berhasil kabur.
"Jadi yang satunya lagi ini melarikan diri. Yang melarikan diri ini pemilik senjata tajam dan masih dalam pengejaran," ucapnya. (antara/jpnn)
Dua pelaku pengancaman terhadap tenaga medis (nakes) RSUD Bima jadi tersangka, satu lagi berhasil kabur.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Peserta Aksi Nasional 18 Maret Tolak Penundaan Pengangkatan PPPK 2024 Makin Banyak, Menyala!
- 10 Ribu Honorer Siap Geruduk KemenPAN-RB saat Demo Nasional 18 Maret, Tolak Penundaan PPPK 2024
- Ratusan Pelamar TMS PPPK 2024, Penyebab Sama, Bukan Masa Kerja
- Uhamka Siapkan Tenaga Medis Profesional untuk Kebutuhan Nakes di Arab Saudi