2 Orang Terluka Akibat Ledakan Petasan di Malang

2 Orang Terluka Akibat Ledakan Petasan di Malang
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur Kombes Pol dr M Khusnan Marzuki (kanan) didampingi Kepala Polres Batu AKBP Andi Yudha Pranata (kiri) menjenguk korban ledakan petasan yang dirawat di Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (2/4/2025). ANTARA/Ananto Pradana

"Kalau kondisinya sudah memungkinkan akan kami pulangkan," ucapnya.

Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan mengatakan ledakan petasan tersebut terjadi pada hari H Idul Fitri atau Senin (31/3) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, kedua korban awalnya diduga membuat petasan tersebut dengan membeli bahan dari toko yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Petasan tersebut rencananya hanya akan dimainkan sendiri oleh para korban, bukan untuk dijual.

"Diduga kedua korban membuat petasan atau mercon. Karena kurang padat maka dipadatkan dengan obeng dan palu, sehingga terjadi ledakan. Petasannya tidak untuk dijual," ucapnya.

Dia menyebut korban bisa memahami bahan dan cara pembuatan petasan dengan cara melihat tutorial dari YouTube.

"Dari YouTube (belajar) membuat petasan. Ledakan juga mengakibatkan rumah korban mengalami kerusakan jendela dan atap rumah," kata dia.

Di tempat yang sama, salah seorang korban berinisial A menyebut petasan itu meledak ketika masih dalam proses pembuatan.

Sebanyak dua warga Malang mengalami luka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit buntut dari ledakan petasan.

Sumber Antara
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News