2 Orang Terluka Akibat Ledakan Petasan di Malang

"Kalau kondisinya sudah memungkinkan akan kami pulangkan," ucapnya.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan mengatakan ledakan petasan tersebut terjadi pada hari H Idul Fitri atau Senin (31/3) sekitar pukul 21.00 WIB.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, kedua korban awalnya diduga membuat petasan tersebut dengan membeli bahan dari toko yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Petasan tersebut rencananya hanya akan dimainkan sendiri oleh para korban, bukan untuk dijual.
"Diduga kedua korban membuat petasan atau mercon. Karena kurang padat maka dipadatkan dengan obeng dan palu, sehingga terjadi ledakan. Petasannya tidak untuk dijual," ucapnya.
Dia menyebut korban bisa memahami bahan dan cara pembuatan petasan dengan cara melihat tutorial dari YouTube.
"Dari YouTube (belajar) membuat petasan. Ledakan juga mengakibatkan rumah korban mengalami kerusakan jendela dan atap rumah," kata dia.
Di tempat yang sama, salah seorang korban berinisial A menyebut petasan itu meledak ketika masih dalam proses pembuatan.
Sebanyak dua warga Malang mengalami luka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit buntut dari ledakan petasan.
- Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Jember, 1 Korban Alami Luka Bakar 50 Persen
- Perjuangan Polda Jatim Mencari Potongan Kaki dan Kepala Korban Mutilasi
- Potongan Kepala Korban Mutilasi Hendak Dibuang di Ponorogo, Susah, Akhirnya di Trenggalek
- Motif Mutilasi di Ngawi Terungkap, Ada Laki-Laki Lain
- Pelaku Mutilasi Wanita di Ngawi Ditangkap
- Polda Jatim Kirim Tim Usut Ledakan di Purwokerto yang Menewaskan 2 Orang