200 Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Maninjau, Ini Penyebabnya
Senin, 13 Desember 2021 – 01:15 WIB

Ilustrasi - Nelayan melintas di dekat ribuan ikan keramba jaring apung yang mati di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (29/4/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/Lmo/hp.
Dia mengimbau petani untuk segera memanen ikan dan memindahkan ke kolam air tenang, agar tidak mati karena curah hujan masih tinggi dan berisiko untuk kematian ikan.
Sebelumnya, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam mengimbau agar petani untuk menunda menebar bibit ikan dari September sampai Januari.
Pada bulan itu, kata Asrul, curah hujan disertai angin kencang berpotensi melanda daerah itu, sehingga oksigen akan berkurang dan ikan akan mati.
“Kami telah memasang papan imbauan di sekitar Danau Maninjau," katanya. (antara/jpnn)
200 ton ikan di keramba jaring apung Danau Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mati mendadak. Ini penyebabnya.
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- 5 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Susu, Pencernaan Bakalan Menderita
- 7 Makanan yang Cocok Dikonsumsi Penderita Diabetes saat Cuaca Dingin
- Konsumsi 3 Menu Berbuka Puasa Ini, Berat Badan Bakalan Tetap Normal
- Gegara Cipratan Air, Sopir Mobil Pengangkut Ikan Dikeroyok
- 8 Kombinasi Makanan Ini Mempercepat Proses Penurunan Berat Badan
- KKP Turunkan Tim Selidiki Kematian 100 Ton Ikan di Waduk Jatiluhur