2010, Jumlah Entrepreneur Ditargetkan 3 Persen
Depdiknas Tingkatkan Pendidikan Kewirausahaan
Rabu, 23 Desember 2009 – 18:57 WIB
2010, Jumlah Entrepreneur Ditargetkan 3 Persen
JAKARTA- Dirjen Dikti Depdiknas, Fasli Jalal mengatakan jumlah entrepreneur di Indonesia di tahun 2010 mendatang diupayakan meningkat dari 0,18 persen menjadi 2 hingga 3 persen dari jumlah penduduk Indoensia. Untuk mencapai itu, Dirjen Dikti berupaya melakukan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan kewirausahaan. Sebelumnya, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh juga sempat mengatakan bahwa wirausaha sebaiknya dijadikan suatu hobi. Perguruan Tinggi (PT) diminta bisa mengembangkan enterpreuner bagi para lulusannya. Sebab menurutnya, selama ini orientasi yang digunakan oleh PT hanya menghasilkan lulusan yang berkualitas. Alhasil, tidak sedikit lulusan PT yang menganggur dan menjadi beban negara.
Menurutnya, sejak bekerjasama dengan Ciputra Foundation pada tahun 2009, pihaknya telah mampu mengembangkan potensi yang ada di kalangan para pengajar. Melalui kerjasama ini telah melatih lebih kurang 1.500 orang dosen dari 300 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) seluruh Indonesia. "Ada yang menjadi mata kuliah sendiri, ada juga yang menjadi ku-kurikuler di dalam berbagai mata pelajaran yang terkait. Tetapi ada juga yang menjadi Ekstrakurikuler. Jadi, dari 300 PTN/PTS itu dilakukan upaya-upaya pengembangan kewirausahaan," ungkapnya di Jakarta, Rabu (23/12).
Baca Juga:
Sejalan dengan program tersebut, lanjut Fasli, Depdiknas juga menyediakan dana bantuan pendidikan atau blockgrant untuk PTN/PTS sebanyak Rp8 juta per mahasiswa. "Ke depannya, sebagian dosen akan dikirim ke Amerika selama enam bulan untuk belajar benar bagaimana memfasilitasi proses pendidikan kewirausahaan," paparnya.
Baca Juga:
JAKARTA- Dirjen Dikti Depdiknas, Fasli Jalal mengatakan jumlah entrepreneur di Indonesia di tahun 2010 mendatang diupayakan meningkat dari 0,18 persen
BERITA TERKAIT
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump