2022, Kinerja KAI Makin Moncer

“Kami bersyukur di masa pemulihan ekonomi ini, KAI mencatatkan kebangkitan kinerja. KAI mencatat volume pelanggan KA pada Semester I 2022 yaitu 119,8 juta pelanggan, naik 42% dibanding Semester I 2021 sebanyak 84,1 juta pelanggan,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.
Untuk semakin memperkuat kebangkitan KAI pascapandemi, KAI juga terus mengoptimalkan aset-asetnya yang tersebar di Jawa dan Sumatera.
Aset-aset KAI yang dikuasai oleh pihak yang tidak berhak pun secara konsisten KAI tertibkan dengan dibantu oleh aparat kewilayahan dan kepolisian.
Melalui penertiban tersebut, KAI telah menyelamatkan asetnya senilai Rp 1,02 triliun.
Atas membaiknya kinerja KAI tersebut, KAI menghasilkan laba bersih pada Semester I 2022 sebesar Rp 740 miliar, atau tumbuh 254% dibanding Semester I 2021 yaitu minus Rp 480 miliar.
Di samping capaian peningkatan laba tersebut, KAI juga terus membukukan kinerja EBITDA yang positif, yakni sebesar Rp 2.078 miliar atau tumbuh signifikan jika dibandingkan semester I 2021 sebesar Rp 548 miliar.
“Bangkitnya kinerja KAI ini sejalan dengan strategi, harapan, dan aspirasi Kementerian BUMN yang menginginkan perusahaan agar dapat bertahan dan semakin kuat di tengah krisis kesehatan dan ekonomi akibat Covid-19 ini,” kata Didiek.(chi/jpnn)
Untuk mengajak masyarakat naik KA di saat pandemi Covid-19 melandai, KAI menggelar berbagai event promo tiket.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya
- Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi Mulai Jumat sampai Minggu
- Mudik Makin Ramai, KAI Tambah Kereta Semarang-Pasar Senen, Tiket Rp 150 Ribu