3 Anggota Polda Sumsel Dibawa Kabur Kapal Hantu, Begini Ceritanya

jpnn.com, PALEMBANG - Para pelaku kejahatan kian nekat.
Mereka tidak segan melakukan aksi-aksi spontan yang sulit diprediksi.
Seperti yang dialami tiga anggota Ditpolairud Polda Sumatera Selatan, mereka bahkan sempat dibawa kabur kapal hantu.
Kapal hantu yang dimaksud adalah kapal ilegal, digunakan oleh para pelaku kasus dugaan penyelundupan benih lobster.
Disebut kapal hantu karena dilengkapi empat mesin berkekuatan total 800 PK, sehingga bisa menempuh perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi hingga 100 kilometer/jam melintasi laut.
Direktur Ditpolairud Polda Sumsel Kombes Pol Widodo mengatakan peristiwa itu terjadi ketika tiga anggotanya melakukan operasi penyergapan.
Ketiganya yakni Bripka Nandi J Wasiso, Bripka Nandi dan Bripka Romi.
Mereka melakukan operasi penyergapan di perairan Sri Menanti, Tanjung Sereh, Banyuasin I, Banyuasin pada Jumat (29/4) malam.
Tiga anggota Ditpolairud Polda Sumatera Selatan sempat dibawa kabur kapal hantu, begini ceritanya.
- Soal Kasus Konten Rendang Willie Salim, Irjen Andi Rian Bilang Begini
- Usut Kasus Konten Rendang Willie Salim, Polda Sumsel Periksa Saksi dan Pelapor
- Polda Sumsel Bakal Panggil Willie Salim Terkait Konten 200 Kg Daging Rendang
- Gara-Gara Konten, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel
- Tol Musi Landas-Pulau Rimau Dibuka Selama Mudik Lebaran
- Polda Sumsel Gerebek Home Industry Narkoba Sintetis Cair di Palembang, Ringkus 2 Tersangka