3 Dokter dan 2 Perawat di Kabupaten Sikka Dirawat di RS

jpnn.com, SIKKA - Tiga dokter dan dua orang perawat di Kabupaten Sikka, NTT, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hilers akibat terserang penyakit DBD (demam berdarah dengue).
Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sikka, Awales Syukur ketika dihubungi ANTARA, Senin (27/1) membenarkan ada tiga dokter dan dua perawat terserang penyakit demam berdarah yang juga banyak terjadi pada anak-anak di daerah setempat .
Ketiga dokter dan dua tenaga medis yang terserang DBD itu bertugas di Puskesmas Magepanda, Kecamatan Magepanda, yang merupakan daerah yang memiliki kasus DBD tertinggi di Kabupaten Sikka.
"Selama ini para dokter dan petugas medis itu bertugas untuk melakukan perawatan dan pengobatan terhadap penderita DBD di Magepanda," tegas Awales Syukur.
Dikatakan, kondisi kelima tenaga kesehatan itu sudah mulai membaik setelah tiga hari menjalani perawatan medis di RSUD TC Hilers.
"Kondisinya sudah mulai pulih setelah mendapat perawatan pihak rumah sakit,"tegasnya.
Awales Syukur mengatakan, kendati ada lima petugas kesehatan di daerah itu terkapar akibat terserang DBD, pelayanan kesehatan terhadap penderita DBD di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Pulau Flores itu tidak tergangu. (antara/jpnn)
Mbah Mijan: Virus Corona Itu Kutukan Nyai Blorong
Tiga dokter dan dua orang perawat di Kabupaten Sikka, NTT, terserang penyakit DBD dan dirawat di RSUD TC Hilers.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Uhamka Siapkan Tenaga Medis Profesional untuk Kebutuhan Nakes di Arab Saudi
- Dengue Mengintai di Musim Penghujan, Langkah Bersama Cegah DBD Digencarkan
- DBD di Sumsel Sepanjang 2024 Mencapai 6.263 Kasus, 37 Orang Meninggal Dunia
- Jalan Trans-Timor di NTT yang Tertimbun Longsor Sudah Bisa Dilewati Kendaraan
- Korban Terseret Banjir di Belu Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia
- Mentan Amran Pastikan Perbaikan Irigasi untuk Dongkrak Produktivitas Padi di NTT