30 Juta Orang Rawan AIDS
Terbentur Dana, Baru 1,5 Juta Orang Dites
Kamis, 07 Februari 2013 – 03:17 WIB

30 Juta Orang Rawan AIDS
Diakui, prevalensi HIV/AIDS di Indonesia dari tahun ke tahun masih cenderung meningkat terus. Data akhir 2012, diperkirakan 591.823 orang Indonesia terkena HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut hanya 15.372 penderita saja yang dilaporkan. Dan jika tahun-tahun sebelumnya jumlah penderita HIV/AIDS lebih banyak dikarenakan oleh penggunaan jarum suntik bersama, fenomena baru muncul pada kurun waktu 2007-2011. Sumbangan terbesar meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS adalah karena hubungan seks lelaki sesama lelaki (kelompok homoseksual).
Penemuan sejumlah ibu rumah tangga yang terjangkit HIV/AIDS juga menjadi persoalan tersendiri. "Masih lemahnya kedudukan perempuan dalam kehidupan seks, membuat penularan HIV/AIDS di dalam rumah tangga justru banyak muncul. Korbannya adalah para ibu rumah tangga yang memiliki suami dengan kehidupan seks yang tidak bertanggungjawab," tegasnya.
"Mereka melakukan seks dengan siapa saja, termasuk dengan PSK tanpa pengaman (kondom, Red). Lalu di rumah, si suami nakal menularkan berbagai penyakit mulai dari penyakit kelamin hingga HIV/AIDS kepada para istri," ucapnya sedikit geram.
Lemahnya posisi tawar perempuan dalam hubungan suami istri membuat istri seakan tidak bisa melakukan perlindungan terhadap kesehatan mereka. "Sulit sekali bagi istri (sekalipun dia tahu suaminya nakal, Red) untuk meminta sang suami menggunakan kondom ketika berhubungan dengan si istri," ulasnya.
JAKARTA - Berbagai upaya dilakukan pemerintah guna terus menekan angka epidemi baru HIV/AIDS. Itu dilakukan untuk pencapaian target MDG 6 pada 2014
BERITA TERKAIT
- 7 Perbedaan Menarik Penggunaan Herbal untuk Alergi Makanan dan Debu
- Obati Sinusitis dengan Mengonsumsi 5 Herbal Ini
- 5 Rekomendasi Tempat Liburan Ramah Anak, Dekat di Jakarta
- 7 Perbandingan Herbal Lokal dan Obat Kimia untuk Batuk yang Perlu Anda Ketahui
- 7 Cara Mudah Mengolah Biji Ketumbar, Kolesterol Bakalan Tidak Berkutik
- Mencicipi Hidangan Khas Kerajaan di Royal Dinner Mangkunegaran Solo