30 Mahasiswa Terjebak di Gunung Amonggedo Usai Mengibarkan Bendera Merah Putih

jpnn.com, KONAWE - Sekitar 30 mahasiswa pencinta alam terjebak di Gunung Amonggedo, Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Mereka terjebak saat hendak ingin balik usai melakukan pengibaran Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8).
Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan, pihaknya mendapat laporan kejadian itu dari seorang staf BPBD setempat bernama Abel.
"Pada pukul 20.00 WITA kami menerima informasi dari Bapak Abel staf BPBD Konawe yang melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia (KMM) yakni mahasiswa pencinta alam terjebak di Gunung Amonggedo setelah melaksanakan pengibaran bendera di gunung tersebut," katanya.
Ia menyampaikan, korban yang terjebak di Gunung Amonggedo diperkirakan sebanyak 30 orang.
Basarnas akan melakukan evakuasi mengingat kondisi hujan serta logistik yang telah habis.
Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 20.15 WITA tim penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR.
"Jarak tempuh sekitar 56 km, cuaca hujan," kata dia.
Mahasiswa pencinta alam terjebak di Gunung Amonggedo setelah melaksanakan pengibaran bendera di gunung tersebut.
- Kepala Basarnas Tinaju Arus Mudik Lebaran 2025 di Rest Area Km 57 Tol Cikampek Utama
- Longboat Membawa 5 Orang Tenggelam, 3 Penumpang dalam Pencarian
- Operasi SAR Ditutup, 3 Korban Longboat Terbalik di Malut Dinyatakan Hilang
- Pendakian ke Puncak Carstensz Disetop Sementara
- Begini Kondisi Fiersa Besari Setelah Dievakuasi dari Puncak Cartensz
- Pendaki Wanita Asal Bandung dan Rekannya Meninggal di Puncak Carstensz