38 Pati yang Terkena Mutasi Panglima TNI Laksamana Yudo

Kemudian, Panglima TNI juga memberikan promosi kepada Brigjen TNI Sugiyono yang semula menjabat Wakil Kepala Puspen TNI saat ini menjadi Perwira Staf Ahli (Pa Sahli) Tingkat III Bidang Sosial Budaya dan Hukum, HAM, dan Narkoba Panglima TNI.
Brigjen Sugiyono menggantikan posisi Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar yang saat ini mengisi posisi sebagai Staf Khusus Panglima TNI.
Alhasil, posisi Wakil Kepala Puspen TNI saat ini diisi oleh Kolonel Inf Teguh Pudji Rahardjo.
Dari matra laut, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Erjawan dimutasi dari jabatannya sebagai Direktur Umum (Dirum) Akademi TNI menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI AL (Kasal).
Jabatan Dirum Akademi TNI pun saat ini diisi oleh Kolonel Mar Werijon yang sebelumnya berdinas di Universitas Pertahanan.
Dari jajaran TNI AD, Brigjen TNI I Gusti Agung Winatha saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Kapusdiklat) Badan Intelijen Negara. Dia bertukar posisi dengan Brigjen TNI Murbianto Adhi Wibowo yang saat ini mengisi posisi sebagai Agen Intelijen Ahli Madya BIN.
Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks, yang sebelumnya menjabat Kepala BIN Daerah Jawa Barat pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN saat ini menjadi Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik BIN. Dalam SK itu, Panglima tidak menyebutkan pengganti Ruddy.
Perwira lainnya yang saling bertukar posisi, yaitu Brigjen TNI Muhammad Ali dari posisi semula sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III menjadi Inspektur (Ir) Sekolah Staf dan Komando TNI AD (Seskoad). Dia bertukar posisi dengan Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melakukan mutasi dan memberikan promosi kepada 38 pati untuk beberapa jabatan strategis.
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI
- Ada Pihak Ingin Presiden Prabowo Dihabisi Setelah UU TNI Direvisi