38 Ribu Napi Dibebaskan untuk Tahan Pelaku Kudeta
Kamis, 18 Agustus 2016 – 13:09 WIB

Presiden Turki, Recep Tayyip ErdoÄŸan. Foto: AFP
Media Turki melaporkan bahwa pengurangan jumlah napi itu sengaja dilakukan karena pemerintah akan memenjarakan para pelaku kudeta. Mereka akan menghuni penjara dalam kurun waktu yang lama. Sebab, pemerintah merancang hukuman berat untuk memberikan efek jera kepada para pelaku kudeta yang sebagian besar serdadu tersebut. (afp/reuters/bbc/hep/c6/any)
ISTANBUL - Program bersih-bersih pemerintah Turki masih terus berjalan. Sejak kudeta gagal 15 Juli lalu hingga sekarang, pemerintahan Presiden Recep
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI