46 Perempuan Terbaik di Indonesia versi Iconomics, Sri Mulyani Nomor 3

jpnn.com, JAKARTA - Iconomics sebagai entitas komunikasi dan riset sangat mendukung lahirnya perempuan-perempuan hebat yang menginspirasi.
Oleh karena itu Iconomics memberikan apresiasi kepada para wanita melalui Iconomics Inspiring Women 2021.
Menurut Founder & CEO Iconomics Bram Suryo Putro, Iconomics Inspiring Women ini adalah sebuah apresiasi kepada pemimpin/founder/direktur perempuan terbaik di Indonesia 2020 yang secara aktif berkontribusi bagi institusi tempat mereka beraktivitas dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
“Penghargaan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi perempuan terbaik di Indonesia untuk merumuskan strategi bisnis dan strategi kebijakan sesuai karakterstik dan kekuatan sebagai tokoh wanita menghadapi masalah-masalah di masa krisis pandemi Covid-19 atau pascapandemi ke depannya," tutur Bram saat membuka Iconomics Inspiring Women 2021, Rabu (31/3).
Untuk memilih tokoh Inspiring Women 2021, Iconomics melakukan proses seleksi. Untuk menentukan pemimpin/founder/direktur perempuan yang terpilih, tim riset Iconomics melakukan penelitian dan didukung data media monitoring pada periode Januari-Februari 2021.
Kriteria umum dalam pemilihan adalah wanita WNI, pernah bekerja di industri yang sama/sejenis minimal 3 tahun, tidak tersangkut kasus hukum atau pelanggaran hukum.
Sedangkan tokoh wanita yang terpilih dalam award ini ialah wanita yang memiliki kriteria dan keunggulan sebagai berikut:
Pertama, menginspirasi orang lain melalui kerja, ide, dan hasil karya serta berprestasi yang diakui secara nasional.
Iconomics Inspiring Women 2021: berikut ini daftar nama 46 perempuan terbaik di Indonesia.
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Struktur Lengkap Danantara, Ada Jokowi, Sri Mulyani hingga Pandu Sjahrir
- Siti Fauziah: Perempuan Perlu Support System Lebih Kuat Agar Bergerak di Bidang Ekonomi
- IHSG Melemah Lagi, Pembatalan RUU TNI Bisa Meredakan Pasar
- Baru 11 Pemda Salurkan THR PNS & PPPK, Menkeu Ungkap Penyebabnya
- Roadshow