47.622 Honorer K1 Tunggu Penetapan Formasi
Selasa, 16 Oktober 2012 – 18:24 WIB

47.622 Honorer K1 Tunggu Penetapan Formasi
JAKARTA--Sebanyak 47.622 honorer kategori satu (K1) siap-siap melalui tahapan pemberkasan untuk mendapatkan nomor induk pegawai (NIP). Hanya saja, masih ada satu tahapan yang harus dilalui yaitu penetapan formasi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN&RB) Azwar Abubakar. "Jadi ada 38 instansi pusat dan 485 instansi daerah yang memiliki honorer tertinggal. Data awalnya ada 152.310 honorer tertinggal yang diusulkan 523 instansi tersebut. Setelah dilakukan verikasi dan validasi, yang memenuhi kriteria hanya 71.467 orang. Namun karena saat diumumkan ke publik ternyata banyak sanggahan sehingga pemerintah harus melakukan verifikasi ulang," bebernya.
"Saat ini dari 71.467 honorer K1 yang memenuhi kriteria (MK), sudah 47.622 dinyatakan clean and clear karena sudah diverifikasi ulang oleh tim quality assurance (QA). Sisanya 23.845 yang belum bisa ditentukan apakah MK atau tidak memenuhi kriteria (TMK)," kata Yulina Setiawati Nugroho, Deputi Informasi Kepegawaian BKN dalam rapat kerja Komisi II DPR RI dengan MenPAN&RB dan kepala BKN di Gedung Senayan, Selasa (16/10).
Baca Juga:
Dijelaskannya, 47.622 honorer K1 itu tersebar di 523 instansi. Terdiri dari 32.582 honorer di instansi daerah dan 15.040 instansi pusat.
Baca Juga:
JAKARTA--Sebanyak 47.622 honorer kategori satu (K1) siap-siap melalui tahapan pemberkasan untuk mendapatkan nomor induk pegawai (NIP). Hanya saja,
BERITA TERKAIT
- Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang dalam Ujian Cambridge International
- Berkontribusi Menekan Prevalensi Penyakit Kronis, Prodia Gelar Seminar Dokter Nasional
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini
- Pemkot Sukabumi Tak Izinkan Kegiatan Pasar Kaget Selama Ramadan
- Setelah Ikut Retret, Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Siap Sinergikan Program Pusat dan Daerah
- Keluarga Almarhumah Kesya Lestaluhu dan Kepala Suku Biak Mengadu ke Komnas Perempuan