5 ABG yang Disekap Dipaksa Layani 10 Pria Setiap Hari, Pengacara Singgung Organ Vital

jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Lima remaja putri korban penyekapan di hotel Bandar Lampung, ternyata dipaksa pelaku untuk melayani 10 pria hidung belang setiap hari. Hal itu menyebabkan trauma fisik dan psikologis bagi korban.
Salah satu korban, warga Tanjungkarang Timur, kini sedang menjalani observasi dan mendapatkan perawatan intensif.
Pengacara yang mendampingi keluarga korban melapor ke Polresta Bandar Lampung, Agus Bhakti Nugroho, mengatakan bahwa korban yang putus kelas 1 SMP ini sudah menjalani visum et repertum.
"Kasihan, maaf organ vitalnya sampai bengkak. Tadi pagi sudah diperiksa untuk visum. Dokter merekomendasikan untuk dirawat karena organnya rusak," kata Agus Bahkti Nugroho, Kamis (11/8/2022).
Bagaimana tidak mengalami trauma secara fisik. Menurut pengakuan korban, kata Agus Bhakti Nugroho, mereka dipaksa melayani pria hidung belang sampai sepuluh kali dalam sehari.
Di mana, penyekapan sampai 25 hari. Ironisnya, mereka hanya mendapat bayaran Rp 200 ribu.
"Mereka itu tempatnya berpindah-pindah. Ketika saya mendampingi pemeriksaan, korban menyatakan, tempatnya (hotel) itu berpindah-pindah," ucap Agus Bhakti Nugroho.
Diberitakan, kasus dugaan human trafficking terjadi di Bandar Lampung. Sekitar 7 pria menyekap 5 remaja putri selama 25 hari di hotel, Bandar Lampung.
Lima remaja putri korban penyekapan di hotel Bandar Lampung, ternyata dipaksa pelaku untuk melayani 10 pria hidung belang setiap hari.
- Polda Lampung Ungkap Hasil Forensik Peluru yang Menewaskan 3 Polisi di Lokasi Sabung Ayam
- Kopda Basar Tembak Mati 3 Polisi di Lampung, Peltu Lubis Berjudi
- Ini Kata Komnas HAM soal Kasus 3 Polisi Diduga Ditembak Oknum TNI
- Kapolda Bilang Isu Setoran Judi Sabung Ayam Hanya Asumsi tanpa Bukti
- Bareskrim Tetapkan 1 Tersangka TPPO pada Kasus 699 WNI Dipulangkan dari Myanmar
- Kapolri & Panglima TNI Sepakat Usut Kasus Tentara Tembak 3 Polisi, Ada Brigjen Diutus ke Lampung