5 Berita Terpopuler: Pendaftaran PPPK 2024 Gelombang 2, Banyak Honorer Ogah Mendaftar

jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Selasa (8/10) tentang pendaftaran PPPK gelombang dua untuk honorer database BKPSDM dimulai, banyak honorer ogah mendaftar di luar dinas, hingga boleh enggak mendaftar PPPK 2024 lintas dinas lalu balik lagi. Simak selengkapnya!
Jangan lupa ya, tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena pandemi Covid-19 belum berakhir.
1. Pendaftaran PPPK 2024 Gelombang II untuk Honorer Database BKPSDM
Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), ikut membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK 2024.
Pemkab Probolinggo menggelar kegiatan sosialisasi tentang seleksi PPPK 2024 dan strategi penyelesaian non-ASN atau honorer.
"Ada beberapa rencana yang telah disusun oleh Pemkab Probolinggo, yaitu penerimaan PPPK dan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Hal itu merupakan salah satu bentuk upaya penyelesaian non-ASN," kata Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda saat membuka kegiatan itu, Senin (7/10).
Baca selengkapnya, klik link di bawah:
Pendaftaran PPPK 2024 Gelombang II untuk Honorer Database BKPSDM
5 berita terpopuler sepanjang Selasa (8/10) tentang pendaftaran PPPK gelombang dua untuk honorer database BKPSDM dimulai, banyak honorer ogah mendaftar
- KOPRABU Desak Aparat Tindak Tegas Dugaan Mafia Tanah SS, Masyarakat Diminta Waspada
- Barisan Pembaharuan: Semua Pihak Harus Hormati KPK Tahan Hasto
- Jawab Sanggah PPPK Tahap 2 Berlangsung, Panselda Harus Menyelamatkan Honorer TMS
- Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi, Tessa Bilang Begini
- 5 Berita Terpopuler: Ada Info Penting soal PPPK, Seleksi Tahap 3 Mendesak, Ada yang Terancam Hilang
- Wasekjen Pasbata: Praperadilan Ditolak Bukti Tak Ada Politisasi di Kasus Hasto