5 Penyebab Kehamilan Kedua Lebih Sulit Terjadi

jpnn.com - Setelah lancar menjalani kehamilan hingga persalinan anak pertama, kini Anda ingin merencanakan kehamilan kedua. Sayangnya, setelah berusaha keras, kehamilan kedua malah lebih sulit terjadi. Apa yang salah?
Perlu Anda tahu, kesulitan untuk memperoleh kehamilan kedua disebut dengan infertilitas sekunder. Pasangan suami istri dikatakan mengalami kondisi ini bila telah memiliki seorang anak dan tidak berhasil mendapatkan keturunan kembali setelah satu tahun berhubungan seksual teratur tanpa alat kontrasepsi.
Faktanya, sekitar 3 juta wanita usia subur di Amerika mengelami infertilitas sekunder. Di seluruh dunia, setengah dari kasus gangguan kesuburan didalangi oleh infertilitas sekunder.
Penyebab kehamilan kedua lebih sulit terjadi
Meski kasus infertilitas sekunder marak terjadi, pasien dengan kondisi tersebut relatif jarang berkonsultasi ke tenaga kesehatan. Mereka beranggapan, bila sebelumnya sudah berhasil hamil dan memiliki anak maka berikutnya tidak akan ada kesulitan untuk kembali memiliki keturunan.
Sayangnya itu adalah anggapan yang keliru. Pasalnya, infertilitas sekunder dapat terjadi akibat banyak faktor, yang sebagian besar serupa dengan infertilitas primer.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan kesulitan kehamilan kedua:
1. Usia semakin bertambah
Kesulitan untuk memperoleh kehamilan kedua disebut dengan infertilitas sekunder. Pasangan suami istri dikatakan mengalami kondisi ini bila telah memiliki seorang anak dan tidak berhasil mendapatkan keturunan kembali setelah satu tahun berhubungan seksual
- Jenazah Ray Sahetapy Telah Dimakamkan, Anak: Mohon Maaf Apabila Semasa Hidup...
- Tren Perkawinan Anak Menurun, Waka MPR Ingatkan Hal Ini Penting Harus Dilakukan
- Harapan Iis Dahlia untuk Calon Pasangan Anak-anaknya
- Iis Dahlia Ungkap Alasan Takut Meninggal Dunia
- Wakil Ketua MPR Ingatkan Potensi Peningkatan Pekerja Anak Harus Segera Diantisipasi
- Ahli Sarankan Pembatasan Konsumsi Gula saat Anak Berbuka Puasa