50 Tahun Tanto Intim Line, Perluas Rute dan Maksimalkan Pelayanan

Maka, jelang perayaan 50 tahun, Tanto Intim Line juga berbagi dengan Yayasan Kemanusiaan dan Panti Asuhan serta buruh bongkar muat di 32 pelabuhan.
Herman mengakui, kesejahteraan buruh pelabuhan merupakan hal yang menjadi perhatian pihaknya.
"Oleh karena itu, bantuan berupa paket sembako kami berikan untuk menunjang kesejahteraan mereka serta sebagai bentuk apresiasi," ujarnya.
Untuk panti asuhan, Tanto Intim Line memberikan bantuan kepada tiga hingga lima panti di setiap cabang kantor. Pemberian bantuan dilakukan secara merata.
Setengah abad mewarnai dunia transportasi laut Indonesia, Tanto Intim Line memiliki lebih dari 50 kapal peti kemas dan 29 kantor cabang.
Kontainer-kontainer milik Tanto Intim Line juga telah berstandar ISO.
"Sejauh ini, kami beroperasi di 32 pelabuhan di Indonesia dengan puluhan ribu kontainer yang kami miliki," kata Herman.
Dia berharap, Tanto Intim Line mampu terus bersinergi dengan banyak pihak, termasuk pemerintah.
Tanto Intim Line yang berdiri sejak 1971 itu selalu berusaha menggalakkan inovasi di bidang industri tranportasi laut berbasis kontainer.
- KAI Logistik Fasilitasi Pengiriman Sepeda Motor dengan Perlindungan Asuransi
- Masalah Truk Odol di Transportasi Laut Harus Diselesaikan untuk Kenyamanan Mudik
- Pelindo Terminal Petikemas Catat Arus Kontainer Ekspor Tumbuh 10,58 Persen di 2024
- Bea Cukai Tanjung Perak Genjot Efisiensi Pelayanan Lewat Pengujian Pemindai Kontainer
- Mitos atau Fakta 94 Persen Warga Jabodetabek Pernah Beli Frozen Food, Ninja Xpress Ungkap Faktanya
- TIKI Perkuat Layanan di Jawa Barat