55 Pati TNI AD Naik Pangkat
jpnn.com - JAKARTA - Sebanyak 55 perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau pati TNI AD naik pangkat.
Dari 55 pati TNI AD itu, salah satunya ialah Anton Nugroho yang kini menjabat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif).
Anton juga menjadi satu-satunya pati TNI AD yang kali ini naik pangkat dari mayor jenderal menjadi letnan jenderal atau bintang dua ke bintang tiga.
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima laporan korps kenaikan pangkat 55 pati TNI AD itu di Mabesad, Jakarta, Selasa (21/2).
Terdapat 10 pati TNI AD yang naik pangkat menjadi bintang dua, yakni Mayjen TNI Yos Trioso selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pertahanan (LPPM Unhan), Mayjen TNI Nissa Yani (Asisten Logistik/Aslog Panglima TNI).
Kemudian, Mayjen TNI I Ketut Duara (Komandan Sekolah dan Komando AD), Mayjen TNI Widjanarko (Pa Sahli Kasad Tingkat III Bidang Intekmil dan Siber), dan Mayjen TNI Gathut Setyo Utamo (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi Lemhannas).
Selanjutnya, Mayjen TNI A. Jaka Tandang (Asisten Intelijen Kasad), Mayjen TNI Agus Prangarso (Pa Sahli Kasad Tk. III Bidang Banusia), Mayjen TNI Hari Arif Wibowo (Aslog Kasad), Mayjen TNI Eka Wijaya Permana (Wadanpuspomad), serta Mayjen TNI Mujahidin (Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik BIN).
Sebanyak 44 Pati TNI AD lainnya memperoleh kenaikan pangkat dari kolonel menjadi bintang satu atau brigadir jenderal.
55 pati TNI AD naik pangkat. Dari 55 itu, satu di antaranya naik dari mayjen ke letjen.
- Pelaku Pengancaman Penembakan di Kemang Anggota TNI AD, Sudah Diamankan
- Danrem 151/Binaiya Hadiri Apel Gelar Pasukan PAM VVIP Menjelang Wapres RI Berkunjung di Maluku
- Perihal Film Layar Lebar “Janji Senja”, Brigjen TNI Antoninho: Kisah Inspiratif Seorang Gadis Maluku
- Panglima TNI Lakukan Mutasi Kepada 101 Perwira Tinggi TNI, Berikut Daftar Namanya
- TNI AD Mengerahkan 58 Ribu Prajurit Bantu Polri Mengamankan Nataru
- Pupuk Indonesia dan TNI AD Kolaborasi Optimalkan Lahan Tidur Lewat Program Agro Forestry