7 Kiat Menjaga Kesehatan Mental Sebelum Operasi

Dengan adanya berbagai kemungkinan tersebut, perawat atau orang-orang yang menemani pasien perlu mengenali tanda dan gejalanya, terutama jika pasien tidak mengungkapkan bahwa dirinya tengah dilanda kecemasan. Akan lebih baik lagi bila pasien memberi tahu bila mengalami tekanan besar.
4. Mengubah Pola Pikir
Intervensi yang difokuskan pada hubungan antara pikiran, emosi, dan perilaku dapat membantu mengubah pola berpikir yang telah memengaruhi tingkat kecemasan sebelum operasi.
Asumsinya, setiap orang punya pikiran beragam mengenai apa yang akan terjadi setelah operasi. Khususnya pada operasi besar, banyak yang khawatir operasinya akan gagal atau kemungkinan buruk lainnya. Akhirnya, itu membuat pasien stres.
Meski terkadang sulit, tetapi usahakan untuk mengubah pola pikir tersebut menjadi positif, untuk mengurangi ketegangan sebelum memasuki ruang operasi.
5. Berikan Kenyamanan Non Verbal
Khusus untuk perawat atau yang menemani pasien, American Academy of Ophtalmology melaporkan, beberapa studi menunjukkan bahwa kenyamanan nonverbal seperti menyentuh bahu atau menggenggam tangan pasien dapat mengurangi kecemasan. Bahkan, ada studi yang juga meneliti kejadian perawat yang terus menggenggam tangan pasien selama prosedur berlangsung.
6. Lakukan Teknik Relaksasi
Kecemasan sebelum operasi sangat umum ditemui. Kondisi ini digambarkan sebagai stres yang tidak menyenangkan, kegelisahan, atau ketegangan akibat rasa takut.
- Titiek Puspa Masih Dirawat Di ICU, Manajer: Hari Ini Sudah Ada Respons Baik
- HaloAnak Permudah Orang Tua Untuk Konsultasi Kesehatan Anak
- Pemprov DKI Jakarta Siapkan Aplikasi Layanan Konsultasi Kesehatan Mental & Jiwa, Gratis
- 9 Khasiat Daun Salam, Ampuh Obati Penyakit Ini
- Bea Cukai Sita Rokok Ilegal Sebanyak Ini Lewat 3 Operasi Penindakan Beruntun di Semarang
- Peduli Kesehatan Mental Pelaut, PIS Gandeng Federasi Internasional