8 Bahaya Minum Teh Hijau Berlebihan, Penyakit Kronis Ini Bakalan Mengintai Anda

Teh hijau mengurangi penyerapan zat besi dari makanan.
Polifenolnya mengikat zat besi dan membuatnya kurang tersedia untuk tubuh Anda.
Sebelumnya, diyakini bahwa teh hijau menghambat penyerapan zat besi non-heme (zat besi dari sumber hewani) sekitar 25 persen.
Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa itu juga menghambat penyerapan heme atau zat besi tanaman.
Tambahkan sejumput lemon ke teh hijau Anda untuk memeriksa malabsorpsi zat besi.
Namun, vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, jadi Anda bisa memeras lemon ke dalam teh atau mengonsumsi makanan kaya vitamin C lainnya seperti kacang polong, brokoli, dan tomat saat makan.
Jika Anda memiliki kekurangan zat besi seperti anemia, National Cancer Institute merekomendasikan untuk mengonsumsi teh di antara waktu makan.
2. Sakit Kepala Ringan Sampai Serius
Meskipun teh hijau dianggap sebagai minuman yang aman untuk pasien migrain, teh hijau mungkin masih tidak termasuk dalam daftar diet untuk orang dengan sakit kepala harian kronis.
Ada beberapa efek samping minum teh hijau secara berlebihan untuk kesehatan tubuh dan bisa membuat penyakit kronis ini mengintai Anda.
- Anda Terserang Diare Usai Lebaran, Atasi dengan Mengonsumsi 3 Obat Ini
- Entrostop Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Emergency Diare Kit Gratis di Lebaran 2025
- 6 Bahaya Teh Hijau, Tidak Aman untuk Penderita Penyakit Ini
- 3 Teh Herbal untuk Penderita Diabetes, Gula Darah Bakalan Tetap Normal
- 4 Manfaat Air Daun Sirih Campur Madu, Wanita Pasti Suka
- 3 Obat Sakit Kepala yang Aman Anda Konsumsi