81 Meninggal Dunia, 103 Orang Hilang dalam Bencana Banjir dan Longsor di NTT
Selasa, 06 April 2021 – 14:19 WIB

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat sebanyak 2.410 unit gardu listrik mengalami kerusakan akibat badai siklon tropis Seroja pada 3-4 April. Foto: ANTARA/HO-Alfons Rianghepat
"Diharapkan tidak ada masyarakat yang tidak mendapat pasokan logistik," ungkap Doni. (ast/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan masih dilakukan pencarian terhadap korban banjir dan longsor di NTT.
Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan
BERITA TERKAIT
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana Banjir di Jabodetabek Mencapai Rp 1,69 Triliun
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Gunung Lewotobi Meletus, Statusnya Jadi Awas
- Niko Elektronik Meluncurkan Regulator Gas Baru, Diklaim Tahan Korosi, Harga Terjangkau
- Banjir-Longsor di Madiun Mengakibatkan Satu Orang Hilang