9 Parpol Minta Mendagri Copot Plt Gubernur
Selasa, 01 November 2011 – 07:04 WIB
Jadi, dari 11 partai pengusung Sampurno, hanya PKS dan PBB yang tidak hadir. Para pengurus sembilan partai itu pula yang meneken surat yang ditujukan ke mendagri.
Dijelaskan Andi Jaya Matondang, menjelang penjaringan calon wagubsu pada 2008 silam, Gatot pintar berkomunikasi dengan sejumlah partai, termasuk partai-partai berazas Islam. Gatot bersama tim PKS membeberkan konsep-konsepnya dan lantas bergabung dengan 10 partai lainnya.
Begitu Gatot menjadi wagub, mereka dikecewakan, lantaran terjadi hubungan buruk dengan Syamsul. Saat Syamsul menjadi gubernur, pembangunan bagus, bahkan sempat mendapat penghargaan dari Kemenkeu dalam hal pengelolaan keuangan.
"Namun, begitu Syamsul nonaktif, hubungan eksekutif dengan legislatif memburuk. Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD 2010 mencapai Rp400 miliar, daya serap APBD 2011 hingga triwulan keempat masih 51 persen. Juga terjadi keresahan pejabat eselon II, III, dan IV lantaran mutasi yang melanggar aturan. Jika dibiarkan, dalam sisa dua tahun ini, bahaya," kata Andi. Hal itu pula yang dibeberkan dalam surat yang ditujukan ke Gamawan.
JAKARTA -- Panggung politik di Sumut memanas. Sembilan dari 11 partai pengusung pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho (Sampurno) saat pilgub
BERITA TERKAIT
- Dituduh Curang Bersama KPU di Pilkada Siak, Afni: Silakan Rakyat Menilai Sendiri
- Prabowo Tak Diundang ke HUT PDIP, tetapi Bakal Diminta Hadir Pas Kongres
- Raih 3 Juta Lebih Suara, Andra Soni-Dimyati Ditetapkan jadi Gubernur & Wagub Terpilih Banten
- Gelar HUT ke-52 di Sekolah Partai, PDIP Lakukan dengan Konsep Seperti Ini
- Kongres V Bakal Tindak Lanjuti Hasil Rakernas Soal Penetapan Megawati Jadi Ketum PDIP
- Tim Hukum DIA Bakal Bongkar Dugaan 1,6 Juta Tanda Tangan Palsu di Pilgub Sulsel