92 Persen Setoran Tarif STNK dan BPKB Masuk ke Polri
Dia hanya menyayangkan tidak ada sosialisasi dari pemerintah. Sehingga muncul kesan kebijakan ini dikaji dalam tempo singkat, kemudian langsung disahkan.
Dian juga berharap pemerintah khususnya terkait layanan STNK dan BPKB sportif dengan kenaikan itu. Masalah seperti calo, antrian panjang, sampai blanko STNK dan BPKB kosong jangan sampai terjadi.
Sementara itu Muhammad Anwar warga Joglo, Jakarta Barat menjelaskan dari sisi rupiah kenaikan biaya STNK maupun BPKB tidak terlalu besar.
Namun jika dilihat secara persentase, mang tinggi. Ada yang naik 100 persen bahkan sampai 300 persen.
Nah dari persentase kenaikan itu, Anwar menilai terlalu besar. Dia mengatakan kenaikan sebaiknya di kisaran 30 persen sampai 50 persen.
"Kemudian dibarengi dengan peningkatan pelayanan serta dievaluasi," katanya. Anwar mengaku senang ada layanan samsat di mal seperti di Gandaria City. Sehingga bisa mengurus STNK sekaligus jalan-jalan.
Meski ramai kabar kenaikan biaya STNK dan BPKB, tingkat kunjungan warga tidak mengalami perubahan signifikan.
Setiap orang dalam antrian normal, biasanya menunggu antara 15 menit sampai 20 menit untuk dipanggil. Layanan samsat di Mal Gandaria City dibuka mulai Senin sampai Sabtu.
Kenaikan tarif pengurusan administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) hingga 300 persen, mendapat
- 5 Berita Terpopuler: Dokter Terawan Buka-Bukaan, Gaji PPPK Sudah Disiapkan, Segera Cek Lokasi ATM Deh!
- Arus Mudik Lebaran Lancar, Anggota DPR Apresiasi Kerja Keras Korlantas Polri
- Iwakum Desak Kapolri Evaluasi Aparat Pascainsiden Penggeledahan Wartawan Peliput Demo
- Dirut ASABRI: Kesehatan & Keselamatan Para Pejuang Negeri Adalah Prioritas Utama Kami
- Jangan Percaya Oknum yang Janjikan Jalan Pintas Jadi Polisi, Sahroni: 100% Penipuan
- Solidaritas Masyarakat dan Keluarga Polri Mengalir untuk Korban Penembakan yang Dilakukan Oknum TNI