A dan AM Tega Memalak di Panti Asuhan, Modusnya, Astagfirullah

Pengelola panti terpaksa memberikan bantuan dari donatur kepada pelaku berupa minuman kemasan sebanyak 8 botol.
Selama bulan puasa, mereka datang ke panti sebanyak tiga kali untuk meminta bantuan.
"Selain itu juga ada beberapa pemuda yang meminta bantuan ke pihak panti pada saat bulan puasa dengan alasan untuk memperbaiki drainase," lanjut Imran.
Namun, permintaan pungli itu ditolak pihak panti sehingga berujung keluarnya ancaman dari para pelaku.
Ancamannya berbunyi, "apabila panti asuhan tidak mau membayar, jangan salahkan kami apabila ada terjadi apa-apa di panti ini."
Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung menindaklanjuti dengan menurunkan tim gabungan Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Padang Utara untuk melakukan penindakan. (antara/jpnn)
Kapolresta Padang Kombes Imran Amir menjelaskan modus pemalakan di panti asuhan oleh pemuda berinisial A dan AM.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Sebar Tim Saber
- Brando Susanto: Perang Terhadap Pungli di Jakarta Dimulai Dari Mudik Gratis Pemprov Jakarta
- PNM Salurkan Bantuan Ramadan ke Masjid dan Panti Asuhan
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Gelombang Kedua Pulang Basamo Diberangkatkan, 7.500 Pemudik Gratis Menuju Sumbar
- IFG Life Berbagi Dengan Anak Panti Asuhan, Belanja Baju Lebaran & Bukber