Aborigin Australia: COVID Bukan Pandemi Pertama Kami

Tidak adanya narapidana atau penjajah Inggris yang tercatat menderita cacar selama wabah 1789 semakin meningkatkan kecurigaan.
Dia mengatakan penggunaan perang biologis terhadap orang Aborigin sejalan dengan kekerasan yang ditimbulkan selama Perang Perbatasan.
"Orang mungkin bilang ini cuma dugaan. Tapi hal itu tidak ada bedanya dengan meracuni sumber air atau menembak orang [dalam Perang Perbatasan]," jelas Dr Wenitong.
"Apakah mereka akan membunuh orang Aborigin tanpa pandang bulu? Ya, memang begitu."
"Ada orang-orang yang saat itu berpikir semuanya dibenarkan karena kami bukan bagian dari umat manusia."
Profesor Maynard juga menunjuk fakta adanya prajurit di Armada Pertama yang pernah bertugas di Amerika dalam Perang Pontiac dan kaitannya dengan tabung-tabung cacar variola.
"Tak akan pernah terpecahkan ... tapi tentu saja, bagi saya, hal itu cocok dengan bencana kemudian yang terjadi."
Membangun kepercayaan
Nathan Moran menyebutkan banyak orang Aborigin sampai sekarang percaya bahwa penyakit cacar sengaja disebarkan oleh orang Inggris.
Ada wabah penyakit yang tak akan pernah dilupakan oleh orang Aborigin Australia meskii terjadinya ratusan tahun sebelum COVID-19 lahir dan meneror dunia
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya