Abu Janda Kaitkan Kasusnya dengan FPI, Respons Aziz Yanuar Sangat Dingin

jpnn.com, JAKARTA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melaporkan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (28/1).
Pelaporan ini berkaitan dengan unggahan Abu Janda di media sosial yang dianggap bermuatan SARA.
Abu Janda menganggap pelaporan itu terlalu dipaksakan dan masih berkaitan dengan pembubaran FPI oleh pemerintah.
"Jadi laporan ini sebagai bentuk dendam politik, jejak digitalnya jelas karena ini Haris Pertama (Ketua Umum KNPI) adalah pembela FPI," kata Abu Janda, Kamis (28/1) malam.
Menurut Abu Janda, Haris ingin balas dendam karena FPI dibubarkan dan Habib Rizieq Shihab dipenjara.
Selain itu, Abu Janda secara blak-blakan mengaku selama ini berseberangan dengan FPI.
Eks Sekretaris Bantuan Hukum FPI Aziz Yanuar merespons pernyataan Abu Janda dengan sangat dingin.
Menurut dia, influencer kontroversial itu tak layak ditanggapi.
Abu Janda menyebut pelaporan terhadap dirinya ingin balas dendam karena FPI dibubarkan dan Habib Rizieq Shihab dipenjara. Aziz yanuar menyebut enggak level
- Polisi Punya Perangkat Komplet Ungkap Teror ke Tempo, Problemnya Tinggal Keinginan
- Legislator NasDem Dukung Bareskrim Usut Kasus Teror Paket ke Kantor Tempo
- Kabareskrim Bicara Soal Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Begini Kalimatnya
- Bareskrim Ungkap Kasus SMS Phishing dengan BTS Palsu, 2 Orang Jadi Tersangka
- Bareskrim Tetapkan 1 Tersangka TPPO pada Kasus 699 WNI Dipulangkan dari Myanmar
- Bareskrim Ungkap Penipuan Berkedok Trading Kripto, Kerugian Capai Rp 105 Miliar