Acara 1000 Cahaya di Makam Mbah Priok Bukan untuk Ahok

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengadakan upacara pada Hari Kebangkitan Nasional, yang dirayakan setiap 20 Mei.
Rencananya, pemerintah akan mengadakan upacara di Lapangan Silang Monas itu diikuti pegawai Pemprov DKI dan masyarakat.
“Upacara melibatkan seluruh pegawai pemprov, termasuk beberapa komponen masyarakat,” kata Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Jakarta, Jumat (19/5).
Setelah upacara, Djarot menyatakan, ada Konser Kebangkitan Nasional yang digelar dari 14.00-17.00 WIB di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara.
“Ini merangkul semua, untuk menyadarkan kita bahwa melalui seni budaya bisa membangkitkan dan menyatukan semuanya,” tutur Djarot.
Usai Konser Kebangkitan Nasional, mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan, ada acara pengajian dan doa bersama di Makam Mbah Priok, Jakarta Utara. Dalam undangan yang beredar, acara tersebut bertajuk Malam 1000 Cahaya.
Djarot membantah bahwa acara di Makam Mbah Priok dibuat untuk Ahok yang saat ini mendekam di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ahok ditahan setelah divonis dua tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama.
“Enggak, itu kan antusiasme dari warga untuk menerangi, memberikan cahaya, supaya kita diberikan cahaya dan bersatu. Semua lintas agama akan berdoa di Makam Mbah Priok,” ucap Djarot. (gil/jpnn)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengadakan upacara pada Hari Kebangkitan Nasional, yang dirayakan setiap 20 Mei.
Redaktur & Reporter : Gilang Sonar
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Damkar DKI Tangani 6.800 Kasus Lainnya di 2024, 4 Kali Lipat Melebihi Kebakaran
- 43 Tahun Sarana Jaya: Mengukir Prestasi dengan Kinerja Positif
- Cegah Hujan Deras, Modifikasi Cuaca di Jakarta Bakal Dipercepat
- BPJS Ketenagakerjaan Dorong Peningkatan Budaya K3 di Lingkungan Kerja Perusahaan