Ada 3 Kelompok Berupaya Gagalkan Pelantikan Jokowi

Untuk itu, dalam mempersiapkan keamanan Jakarta saat pelantikan Jokowi sebagai presiden, Polri perlu meminta tambahan dukungan personil TNI dalam mengamankan objek vital.
"Selain itu, intelejen kepolisian perlu memantau kantong-kantong radikalisme di seputar Jabodetabek serta memburu penyandang dana aksi demo yang berniat menggagalkan upaya pelantikan Jokowi sebagai presiden pada 20 Oktober mendatang," katanya.
Neta juga menilai, tindakan persuasif, perepentif dan antisipatif yang tegas perlu dilakukan jajaran kepolisian jauh sebelum pelantikan presiden dilakukan.
Menurutnya, aksi 'jangan biarkan telur menjadi naga' harus dilakukan Polri tanpa kompromi, masyarakat banyak pihak mungkin akan mengecam tindakan tegas itu.
"Polri jangan bergeming, sebab misi Polri mengamankan konstitusi dan mengamankan masyarakat luas dari kekacauan yang akan dilakukan kelompok radikal yang bersekutu dengan kelompok sakit hati," katanya.
Neta menilai, Polri harus berani bersikap tegas demi menjaga keamanan masyarakat luas dan sikap tegas Polri itu pasti akan didukung masyarakat luas. (gir/jpnn)
Coba Tebak Siapa Menteri yang Diusulkan Ma'ruf Amin?
Neta S Pane menjabarkan ketiga kelompok yang menurutnya berupaya untuk menggagalkan pelantikan Jokowi.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Prabowo: Danantara Akan jadi Salah Satu Pengelola Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia
- Jokowi Lakukan Pertemuan Terbatas dengan Sultan HB X di Klaten
- Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Terkorup Versi OCCRP, Guntur Romli Colek KPK-Kejagung
- Jokowi Seharusnya Tidak Memanfaatkan Prabowo Demi Kepentingan Politik Pribadi
- Prabowo dan Jokowi Bertemu di Surakarta, Lalu Makan ke Angkringan
- Akbar Yanuar