Ada Aksi Lempar Tanggung Jawab di Tragedi Kanjuruhan, DPR RI Bakal Lakukan Ini

Adapun, kata dia, rapat Komisi X DPR RI bisa menghasilkan rekomendasi jelas menyikapi Tragedi Kanjuruhan.
Dengan begitu, tidak ada elemen yang saling lempar tanggung jawab menyikapi insiden pilu seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya itu.
"Tentu saja memberikan rekomendasi yang spesifik," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Mahfud MD menyoroti adanya saling lempar tanggung jawab antara PSSI, PT LIB Panpel, dan pemegang hak siar dalam Tragedi Kanjuruhan.
Dia menilai kondisi tersebut menunjukkan sepak bola Indonesia memang kacau.
Mahfud dalam pernyataan resmi sebelumnya menegaskan bahwa TGIPF belum mengeluarkan rekomendasi apa pun.
"Temuan TGIPF takkan diumumkan sebelum diserahkan kepada Presiden sebab TGIPF dibentuk dengan Keppres untuk keperluan Presiden," ujar dia, Rabu (12/10).
Rekomendasi sendiri belum dikeluarkan dan baru akan didiskusikan pada Rabu kemarin.
Komisi X DPR RI membuka kemungkinan menggelar rapat dengan berbagai elemen terkait Tragedi Kanjuruhan di masa reses.
- Target PSSI Setelah Timnas Indonesia Masuk Ranking 123 FIFA
- PSSI Identifikasi Pria yang Merebut Jersei Marselino dari Anak Kecil, Hukuman Berat Menanti
- PSSI Berikan Sanksi Keras Terhadap Oknum Suporter Timnas Indonesia yang Merokok di SUGBK
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa