Ada Kabar Gembira Nih untuk Pasar Real Estate Indonesia, Baca Ini

Jika proyek pembangunan gagal terealisasi, dana tersebut akan dikembalikan ke kontributor. Ini meringankan risiko yang terlibat. Crowdfunding juga merupakan cara yang bagus untuk menguji pasar dan melihat apakah orang tertarik pada real estate di daerah tertentu. Diharapkan ini akan merangsang sektor real estate, menghilangkan salah satu hambatan utama untuk investasi.
Lamudi memprediksi peningkatan lebih lanjut dalam investasi real estate asing. Mendapatkan pinjaman bank untuk pembangunan tidaklah mudah, platform baru ini akan memperlancar proses.
Fernanda Reza Muhammad, CEO Javaland seperti dikutip saat memberikan pernyataan, "kita telah mempertimbangan untuk mengadakan platform tersebut sendiri, namun kami akhirnya memilih untuk bekerja dengan CoAssets karena mereka adalah perusahaan yang terdaftar dan pemimpin pasar yang jelas di bidang crowdfunding, terutama di wilayah Asean. "
Potensi real estate di Indonesia sangat luas. Real estate adalah ekonomi terbesar Asia Tenggara (US$890 miliar) dan merupakan salah satu dari 3 tujuan terbaik untuk investasi real estate di kawasan Asia-Pasifik.(ray/jpnn)
JAKARTA - Marketplace real estate global, Lamudi menganalisa keuntungan pasar pada perusahaan penggalangan dana (crowdfunding) pertama di Indonesia.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Jelang Arus Balik di Maluku, Pertamina Cek Ketersediaan dan Kualitas BBM di Ambon
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Iperindo Minta Pemerintah Lindungi Pasar Dalam Negeri
- Arus Balik Lebaran, Kapolri Imbau Pemudik Naik Kereta Api
- Umumkan Kinerja Keuangan, SIG Jaga Konsistensi Menuju Bisnis Bahan Bangunan Berkelanjutan
- Arus Balik Padat, One Way Lokal Tol Semarang ABC Diberlakukan
- Harga BBM Vivo Jenis Revvo 90 Kembali Turun, Jadi Sebegini Sekarang