Ada Kabar Gembira soal Likuiditas Perbankan, Begini Firasat BI soal Ekonomi
Perry Warjiyo memerinci pembelian SBN terdiri dari Rp 64,38 triliun melalui mekanisme lelang utama dan Rp 75,46 triliun melalui mekanisme Greenshoe Option (GSO).
"Karena besarnya likuiditas itu, bank sentral terus mengajak perbankan untuk menyalurkan kredit," ujar Perry.
Di sisi lain, BI, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), akan terus mengatasi berbagai permasalahan baik di perbankan maupun sektor riil dalam mendorong kredit.
Perry optimistis ekonomi Indonesia akan terdorong lebih tinggi lagi.
"Likuiditas longgar, peningkatan penyaluran kredit, percepatan vaksinasi, dan turunnya COVID-19 varian Delta kami harap jadi pendorong perekonomian," tegas Perry. (antara/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
BI membeberkan kabar baik soal likuditas perbankan yang menjadi pendorong ekonomi nasional.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Waspada! Prediksi Kebijakan Donald Trump Bisa Picu Resesi di Indonesia
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Kaya Susah
- Menteri ESDM: Mudik 2025 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah