Ada Pengumuman Penting dari Pertamina untuk Warga di Surabaya dan Malang

Namun, tak menutup kemungkinan transaksi dengan sistem tersebut juga diberlakukan untuk premium dan solar.
Diharapkan pada akhir Juli ini semua jenis kendaraan bisa melakukan pembelian secara nontunai.
Namun, sebelum resmi diterapkan, Pertamina masih akan melakukan evaluasi dan koordinasi tentang penerapan sistem nontunai, termasuk penerapan pembayaran melalui Electronic Data Capture atau mesin EDC.
“Kami masih koordinasi dengan BI untuk alternatif single QR CODE, kami akan lihat perkembangannya. Sementara untuk pembayaran pakai kartu debit dan kredit masih bisa,” terangnya.
Masalahnya, pembayaran nontunai harus dilakukan dengan handphone yang justru bisa berbahaya.
Seperti diketahui, ada larangan bagi pembeli menggunakan handphone saat berada di areal SPBU lantaran bisa memicu ledakan.
Namun Rustam mengatakan, asal jarak ujung nosel dengan handphone minimal satu atau dua meter masih aman.
Surabaya dan Malang sendiri akan menjadi pilot project, sehingga diharapkan masyarakat menyiapkan dan membiasakan diri untuk transaksi nontunai di setiap SPBU. (ngopibareng/jpnn)
Pertamina memberlakukan aturan baru untuk pembelian BBM di SPBU khusus Surabaya dan Malang.
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional