Ada Peran Penting Operator Perempuan di Tambang Freeport
Selasa, 02 Oktober 2018 – 13:05 WIB

Para perempuan sebagai operator alat berat jarak jauh yang bekerja untuk Freeport Indonesia. Foto dok Freeport Indonesia
Theodora Mayor, perempuan 29 tahun asal Biak yang sudah bekerja sebagai operator alat berat di Freeport selama sekitar satu tahun bercerita dirinya sempat merasa canggung dan kurang percaya diri ketika pertama kali belajar mengoperasikan alat-alat berat tersebut.
Baca Juga:
“Awalnya saya gugup karena saya berasal dari latar belakang yang sama sekali non-tambang. Mereka juga membantu mengajari tata cara melakukan pengoperasian harian konsol-konsol ini, jadi kami memang benar-benar didukung oleh lingkungan yang sangat suportif,” kata Theodora yang juga memegang lisensi penuh untuk operasi pertambangan bawah tanah ini.(chi/jpnn)
Jadi, mereka tidak melakukan pekerjaan kasar. Mereka menjalankan salah satu peralatan tambang tercanggih di dunia dan telah membuktikan mereka lebih dari mampu
Redaktur & Reporter : Yessy
BERITA TERKAIT
- Resmikan Fasilitas Freeport di Gresik, Prabowo Berpesan Tegas soal Hilirisasi
- Dapat Suntikan Dana Segar dari Freeport, PSBS Biak Termotivasi Tingkatkan Performa
- Dukung PSBS Biak, PT Freeport Indonesia Salurkan Dana Sebesar Rp 8 Miliar
- Kewajiban Freeport Kepada Papua Belum Selesai
- Bos Freeport Sebut Smart Mining Lebih Aman & Produktif
- Perdana, Freeport Indonesia Kirim Emas Batangan Ratusan Miliar ke PT Antam