Ada Pihak Memanfaatkan COVID-19 untuk Kepentingan Politik, Siapa?
Karena itu, semua pihak seharusnya saling bahu membahu memperbaiki keadaan, bukan malah saling menyerang.
"Jadi, tolong jangan memanfaatkan pandemi COVID-19 menjadi 'senjata' politik. Tolong nuraninya dipakai," katanya.
Dia menilai apabila tujuannya untuk mendapatkan dukungan dari rakyat, semua pihak cukup bekerja dengan baik dalam mengatasi pandemi.
Karena masyarakat sudah bisa menilai sendiri.
Menurut dia, 'perang' politik justru akan memecah fokus dalam membantu menyelesaikan masalah pandemi, sehingga menyebabkan rakyat yang sudah sengsara malah makin sulit.
"Jadi untuk sekarang, sebaiknya sudahi 'perang' politik dan saling menyerang ini."
"Kalau politikus, pejabat, atau partainya bekerja baik dan bantu rakyat, mereka akan melihat," katanya.
Sahroni juga mengatakan akan berkomunikasi dengan kepolisian terkait kemungkinan pelarangan semua aksi demonstrasi saat penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).(Antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Ahmad Sahroni menyebut ada pihak yang memanfaatkan COVID-19 untuk kepentingan politik, siapa yang dimaksud?
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Jangan Percaya Oknum yang Janjikan Jalan Pintas Jadi Polisi, Sahroni: 100% Penipuan
- Sahroni Usul KPK Buat Aturan Penahanan Gaji-Promosi Jabatan Bagi Pejabat Tak Lapor LHKPN
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Revisi KUHAP, Ahmad Sahroni Sebut Masyarakat Bisa Lapor Polisi Via Medsos
- Sahroni Viralkan Dugaan Penganiayaan Terhadap ART Asal Banyumas
- Sahroni Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Rp 8,3 T di PT Pupuk Indonesia