Ada Rencana Tim TNI AL di Danau Toba Hingga Tiga Bulan
Senin, 25 Juni 2018 – 09:03 WIB

Danau Toba dipandang dari Desa Hutalontung, Kecamatan Muara. Foto: Alfredo Sihombing/Metro Siantar/dok.JPNN.com
BACA JUGA: Tengah Danau Toba Berlumpur, Bagaimana KM Sinar Bangun?
”Memang untuk memetakan itu harus dihitung secara cermat,” ujarnya. Meski fokus pekerjaan mereka saat ini memetakan laut, pemetaan Danau Toba juga bakal menjadi prioritas mereka.
Faktor cuaca rupanya mempengaruhi perilaku gelombang air di Danau Toba. Apalagi saat hari nahas KM Sinar Bangun 5 senin lalu, kondisi cuaca sedang buruk karena pergerakan sirkulasi siklonik yang terbentuk di pantai barat Sumatera. (jun/syn/tau)
Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba menjadi pelajaran penting bagi Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- BAZNAS dan TNI AL Berangkatkan Pemudik Gratis dengan KRI Banjarmasin 592
- Respons KSAL soal Kasus Oknum TNI AL Diduga Bunuh Juwita
- Sosok Juwita, Jurnalis Korban Pembunuhan Anggota TNI AL
- Laksdya TNI Erwin S Aldedharma Berpeluang Jadi Panglima TNI
- Jurnalis Bernama Juwita Dibunuh, Pelakunya Anggota TNI AL